Total Tayangan Halaman

Kamis, 08 Desember 2011

Cacat, Tidak Menghalangi Mengukir Prestas

Keren………….. olahraga Taekwondo di Sekolah Dasar Luar Biasa (SDLB) Negeri 167713 di Kelurahan Tualang Kecamatan Padang Hulu Kota Tebingtinggi.

 
Siapa sangka, disekolah yang khusus mendidik anak-anak berkebutuhan khusus ini ternyata mampu mengukir sebuah prestasi di bidang olahraga Taekwondo, salah satunya adalah siswi Tuna Rungu, Desi Yunita yang berhasil meraih Juara II kelas Walter Putri pada Kejuaraan Terbuka Taekwondo Walikota Siantar Cup II Tahun 2011 belum lama ini. Bahkan yang cukup membanggakan dan keren lagi , lawan Desi saat itu adalah atlet taekwondo normal.
HEBAT  DEH……

nggak hanya Desi Yunita, sejumlah pelajar di sekolah itu juga terlihat begitu tangkas saat melakukan gerakan-gerakan pada latihan taekwondo. Menurut sang pelatih, Jaya Darianto, selain Desi juga ada pelajar tunarungu lainnya yang cukup berbakat antara lain, Andi Sutrisno, Icut Septiani, M Fadli dan Agung, keduanya masih berusia delapan tahun.

Menurut sang pelatih, Jaya Darianto, pembinaan olahraga taekwondo di sekolah SDLB Negeri 167713 sudah berjalan hampir dua tahun, tapi cukup banyak potensi serta bakat yang terpendam dalam diri pelajar ‘berkebutuhan khusus’ disekolah tersebut. “Sebenarnya cukup banyak pelajar disekolah ini yang berminat dengan olahraga taekwondo, tapi terkendala oleh sarana dan alat penunjang latihan seperti body protector, target tendangan, matras dan pelindung kepala”, katanya.

pak Jaya  juga bilang, dari segi fisik sebenarnya bakat untuk jadi seorang atlet cukup mendukung meski para pelajar disana memiliki kekurangan dalam hal komunikasi sebab komunikasiny a dilakukan melalui isyarat, “Potensi dan bakat terpendam yang ada dalam diri anak-anak bisa dilihat pada saat ujian kenaikan tingkat di Kabupaten Sergai yang dibuka oleh Wabup H Sukirman dengan penguji Ir Andi (Dan IV Kukkiwon) dari Medan, meski sebelumnya sempat ‘dilecehkan’ tapi ternyata gerakan-gerakan atlet taekwondo dari SDLB ini diakui terbaik oleh penguji”, ungkap Jaya yang diamini Rahmat Syah, pemegang sertifikat Dan III Kukkiwon Internasional.

Harapannya kedepan, Pemko dan KONI Tebingtinggi mau memberikan perhatian kepada pembinaan olahraga taekwondo khususnya bagi pelajar di SDLB Negeri 167713 Tebingtinggi.

Kepala SDLB Negeri 167713 Lulu Kurniasih mengakui bahwa sebenarnya dibalik kekurangan anak-anak ‘berkebutuhan khusus’ itu tersimpan suatu kelebihan yang tidak dimiliki oleh anak normal lainnya. Hal itu bisa dilihat dari sederet prestasi yang telah diraih siswa-siswi sekolah itu, baik dibidang seni mau pun olahraga. Namun akibat minimnya anggaran serta sarana dan fasilitas olahraga yang dimiliki pihak sekolah, pembinaan olahraga anak-anak tersebut dilakukan hanya apa adanya saja.

Namun sudah tercatat sejumlah prestasi dibidang olahraga berhasil diraih oleh siswa-siswi SDLB Negeri 167713 Kota Tebingtinggi seperti, Juara II Bulutangkis Ganda Putri Popcada (Pekan Olahraga Penderita Cacat Daerah) Tingkat Sumatera Utara atas nama Kurniawaty dan Novita Sari. Juara III Bulutangkis Putri Popcada Sumut, Juara III Bulutangkis Ganda Putra Popcada Sumut atas nama Ismail Ritonga dan Rio Saragih. Juara III Tenis Meja Popcada Sumut atas nama hari Iskandar Nasution. Juara III Lari 100 meter atas nama Fery Susanto.

Selain itu, sejumlah prestasi olahraga yang cukup membanggakan pernah diraih oleh siswa-siswi SDLB seperti, Juara I Bulutangkis SOINA Sumut atas nama Hari Iskandar Nasution. Juara I Lari 100 Meter SOINA Sumut atas nama Fery Susanto, Juara I Lari 50 Meter SOINA Sumut atas nama Dedi. Juara I Lempar Bola Putri SOINA Sumut atas nama Azizah. Juara I Lempar Bola Putra SOINA Sumut atas nama Danris Hiras S. Juara I Bulutangkis Ganda Putra atas nama Haris Iskandar dan Syafii. Juara III Lari 50 Meter SOINA Sumut atas nama Humnisar Ektambunan,

Tidak ada komentar:

Posting Komentar