Total Tayangan Halaman

Jumat, 04 November 2011

Jangan Remehkan Anak Berkebutuhan Khusus



                                                                        Tuesday, 01 November 2011 16:29
Tim Teen Voice
Hits: 251
Ilustrasi
Sobat Teen tentu pernah ketemu atau kenal dengan teman-teman yang berkebutuhan khusus. Tapi jangan sampai deh kalian berusaha menjauh atau gak mau kenal sama mereka! Mereka itu sama kaya kita! Bahkan ada diantara mereka yang kadang lebih hebat dan berani dari kita lho!
Gak percaya? Ikutin nih Cerita Kita kali ini soal anak berkebutuhan khusus. Belum lama juga ada filmnya lho! Bintangnya penyanyi Christian Bautista. Cuit cuit.. hehehe. Laporannya disusun Kakak-kakak KBR68H, Kak Eben dari Radio Suara Sangkakala Palangka Raya dan Tannya Heriadi dari SMAN 6 Jakarta. Cerita dibawakan Arsul Dwi.
Sobat Teen, percaya enggak kalau anak-anak berkebutuhan khusus alias punya ketidakmampuan mental, emosi atau fisik, bisa berprestasi?
Ada pendapat beragam nih dari Felisia, Robert dan Ester Natusabela yang tinggal di Kalimantan Barat. Kalau menurut Felisia kebanyakan anak berkebutuhan khusus dengan ketidakmampuan mental justru malah pintar. ”Saya pikir mereka lebih bagus ikut lomba-lomba sains, matematika,” katanya. Urusan prestasi gak kalah pastinya. ”Mereka pasti juga bisa berprestasi,” tambah Felisia. Robert malah punya cerita, ada anak berketubutuhan khusus jago memainkan alat musik. ”Ada anak yang main piano itu cacat mental. Dia itu bisa berprestasi lebih dari kita-kita ini,” tutur Robert. Kalau Ester, punya teman di sekolah yang berkebutuhan khusus. Prestasinya luar biasa. Makanya dia enggak pernah menganggap remeh teman-teman yang berkebutuhan khusus. ”Anak autis itu kebanyakan pintar. Di sekolah malah rangking pertama di kelas,” cerita Ester.
Nah setuju dong, gak semua anak berkebutuhan khusus  lemah dan gak bisa ngapa-ngapain! Makanya, jangan anggap remeh deh Sobat Teen kita itu!
Karena itu juga beberapa waktu lalu diputar di bioskop film tentang anak-anak berkebutuhan khusus. Judulnya Simfoni Luar Biasa. Pemeran utamanya adalah Christian Bautista, penyanyi asal Filipina. Woooww... kereeeen banget kan pastinya...!
Cerita di film itu, Christian Bautista jadi guru di Sekolah Luar Biasa (SLB). Lalu ia ngajarin murid-muridnya bernyanyi buat ikut lomba paduan suara. Awalnya banyak yang pesimis dan minta supaya niat itu dibatalkan. Tapi Christian tetap ngotot! Nah hasil ngototnya itu murid-muridnya jadi juara! Horeee... Jempol deh...!
Menurut produser film Om Delon Tio film ini sengaja dibuat supaya temen-temen enggak mengucilkan atau merendahkan anak-anak berkebutuhan khusus. ”Kalau lihat anak-anak berkebutuhan khusus, tolonglah jangan dikucilkan,” ujar Om Delon Tio. Hal ini karena teman-teman kita itu sama seperti yang lainnya. Ada kelebihan dan kekurangan.”Kita yang normal saja juga punya kekurangan. Termasuk mereka yang punya kekurangan secara fisik,” tutur Om Delon Tio
Oke deh Om... Kami laksanakan! Iya kan Sobat Teen? Hehehe.
Selain enggak boleh mengucilkan, kita juga jangan terus-menerus mengungkit ketidakmampuan teman kita itu. Menurut Ibu Indah Prabowo, ibu dari anak berkebutuhan khusus Arya, kalau mengungkit soal kekurangan terus menerus pastinya enggak nolong banget deh! ”Saya sih menyarankan untuk melupakan kekurangan dan fokus pada kelebihan si anak,” kata Ibu Indah Prabowo. Kalau sama-sama saling mengerti kelebihan dan kekurangan pastinya bakalan indah deh jadinya. Gak berantem, gak ada ejek-ejekan. Harmonis pokoknya!
Waaah Ibu Indah betul banget, kan jadi enggak semangat kalau diomongin soal kekurangan kita terus!
Nah tips itu diterapin Ibu Indah sama anaknya Arya. Hasilnya? Arya yang penyandang autisme jadi anak yang gak gampang nyerah dan pasrah begitu saja! Arya suka banget nyanyi. Bahkan dia sudah sempat ikut lomba-lomba nyanyi segala. ”Lesnya di Cinere. Cita-cita memang jadi penyanyi dan pemusik,” cerita Arya. Saat ini Arya malah bisa memainkan beberapa alat musik. ”Keyboard, bas, piano dan drum,” tutup Arya. Wooow...Cool man...!
Yeah. Semangat Arya! Ayo buktikan ke Sobat Teen lainnya kalo kamu memang bisa! Dan sekali lagi, jangan remehkan anak-anak yang berkebutuhan khusus ya...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar